Google

Welcome Note

This site/blog will tell the world more about my lovely son, named Agus Surya Yoewira or Yoe Wen Yang (his Chinese name). Beside uploading his photos and stories, I will also quote nice, spiritual and touching stories or articles from other resources. Hope this site/blog will be inspiring and useful for other moms in this world.
(Indonesian: Site/blog ini kupersembahkan oentoek putraku terkasih, Agus Surya Yoewira/Wen Yang. Walaupun tidak detail amat, akan selalu kutuliskan perkembangan dia baik melalui tulisan, cerita atau foto-foto. Selain itu ada macam-macam puisi, tantra, kalimat indah dan artikel-artikel yang semoga dapat berguna dan menjadi inspirasi bagi yang membacanya)

MY OATH TO YOU

When you are sad, ………………. I will dry your tears
When you are scared, …………….. I will comfort your fears
When you are worried, …………… I will give you hope
When you are confused, ………….. I will help you cope
And when you are lost, …………… and cant’t see the light, I shall be your beacon….Shining ever so bright.
This is my oath………… I pledge till the end. Why you may ask? ……………… Because you’re my son.


FAMILY = (F)ATHER (A)ND (M)OTHER (I) (L)OVE (Y)OU

Surya's reply :-D

Every love that you've been given to me
will never ever go away
coz your loves are
my spirit .......
my light ........
my destination ......
my guide ...........
and
my everything......

LOVE YOU, MOMMY.... !!!

Surya's Slide Show! (new born until 2 years old)

Doa Seorang Kepala Asrama Utk Anak Yg Hilang

From: SH Tarigan, sourced by Eykman Panjaitan

1 Yohanes 4:20 Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Tuhan," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudara nya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Tuhan, yang tidak dilihatnya.

Usia Yudi baru genap sembilan tahun, tapi kenakalan dan keusilannya melebihi anak-anak yang seusianya. Kenakalan yang dilakukannya tidak hanya membuat orang tua malu tapi juga merugikan orang banyak dan tak terhitung sudah berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan orang tua untuk membayar hasil perbuatannya yang merugikan orang lain

Kalau kenakalan yang dilakukan sebatas mencuri mangga tetangga, bolos sekolah masih bisa dikategorikan kenakalan anak-anak yang sedang mencari jati diri, tapi kenakalan Yudi lebih dari itu ! Akhirnya kedua orang tua Yudi angkat tangan tanda menyerah tidak mampu lagi mendidik anak lelaki mereka satu-satunya.

Demi kebaikan Yudi, dengan sangat terpaksa orang tua Yudi memasukkannya ke sebuah Asrama Kristen yang cukup dikenal kedisiplinannya, banyak anak-anak yang tadinya "super nakal" setelah dididik beberapa waktu, berubah menjadi anak yang baik.

Setelah beberapa minggu tinggal di Asrama, Yudi mengalami PERUBAHAN PESAT!! menjadi lebih bringas; lebih kasar dan kalau sedang marah apa saja yang dekat pasti dibanting, entah sudah berapa biaya yang dikeluarkan Asrama untuk mengganti kaca jendela yang pecah karena di pecahkan oleh Yudi, belum lagi kerusakan-kerusakan yang lainnya.

Satu-satunya penghuni Asrama yang masih menyimpan kesabaran hanya Ibu Debora, Ibu Kepala Asrama yang selama ini senantiasa memperhatikan setiap tingkah laku Yudi dan mengerti bahwa Yudi memperlukan sentuhan kasih sayang dari orang yang dekat dengannya.

Telah enam bulan Yudi menjadi penghuni Asrama dan sedikitpun tidak terlihat ada perubahan positip dalam tingkah lakunya, justru semakin hari Yudi semakin nakal. Sampai suatu hari, Yudi diusir dengan kasar dari Asrama, karena Yudi memukul Ibu Debora yang saat itu tengah berada di kamar kerjanya sampai pingsan.

Begitu pulih dari sakitnya, sambil menangis Ibu Debora berdoa kepada Tuhan Yesus, "hambaMu gagal mengenalkan kasihMu pada sianak terhilang, hambaMu sudah tidak kuat lagi . . . hambaMu menyerah".

Dalam mimpinya, Tuhan menjawab Ibu Debora, beliau mendengar suara sangat jelas berkata,"anakKu, jangan putus asa, tetap berdoa bagi si anak terhilang, engkau sudah melakukan bagianmu dan saatnya AKU akan melakukan bagianku, KasihKU yang mengalir padamu, akan membuat si anak hilang berbalik kepadaKU".

Seisi Asrama gempar dan geram, saat mengetahui Ibu Debora membawa si badung Yudi kembali ke Asrama.

Baik orang tua Yudi dan Yudi sendiripun dibuat bingung dengan keputusan yang diambil oleh Ibu Deborah, karena setelah peristiwa pemukulan kemarin, mereka berpikir kalau pihak Asrama akan melaporkan Yudi ke polisi, tapi sebaliknya Ibu Deborah justru meminta Yudi kembali ke Asrama.

Satu bulan pun berlalu, terlihat mulai ada sedikit perubahan pada Yudi; dia sudah mau ikut doa pagi di chapel bersama teman-teman yang lain; Yudi sudah mau bergabung membersihkan kamar mandi dan taman bersama-sama teman yang lainnya, walau masih terlihat ada keraguan di matanya dan sensitif saat beberapa teman berusaha mencairkan suasananya dengan cara saling menggoda.

Dibalik perubahan-perubahan itu, ada seorang wanita yang tak pernah putus-putusnya berdoa untuk sianak yang hilang, dia adalah Ibu Deborah.

Sudah terlalu lama Yudi mendengar kata-kata makian dan larangan dari orang-orang disekitarnya, yang Yudi butuhkan adalah PELUKAN dan PERHATIAN, dan hal itu tidak pernah dia dapatkan dari orang tua dan saudara-saudaranya.

Sahabat,Mari belajar untuk memberikan PELUKAN HANGAT tanda CINTA KASIH, memberikan SETETES PERHATIAN kepada orang-orang disekitar kita.

Sadarilah dan buka mata anda dan saya, banyak pribadi-pribadi disekitar kita yang HAUS AKAN PELUKAN dan CINTA KASIH.

1 Yohanes 4:21 Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barang siapa mengasihi Tuhan, ia harus juga mengasihi saudaranya.
Galatia 1:13 Sebab kamu telah mendengar tentang hidupku dahulu dalam agama Yahudi: tanpa batas aku menganiaya jemaat Tuhan dan berusaha membinasakannya.

(Saat saya menerima renungan bagus ini dilampiri instrumen lagu "Tammy" - sayang instrumen tsb tdk bisa saya sertakan dalam blog)

No comments:

Video clip perkembangan janin (9 months)

Song of today :



Faye Wong - Eyes on Me